Kantor Kesbangpol Berpesan Pentingnya Junjung Tinggi Persatuan dan Kesatuan

Sebagai Pedoman Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

NGANJUK, PING-Bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan budaya, suku, etnis, agama maupun adat istiadat. Meski di tengah perbedaan tersebut, Indonesia tetap tetap bersatu, karena adanya prinsip persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan dan kesatuan tidak dapat dipisahkan, bahkan tertera di dalam Pancasila sila ke tiga. 

Pesan itu disampaikan oleh Siswoyo, S.Sos selaku Kasi Sosial dan Politik (Sospol) Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nganjuk saat menjadi narasumber RSAL FM, Kamis (24/06/2021). Siswoyo menjelaskan, pihaknya tidak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan. Khususnya dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Bayu. 

“Terlepas dari apapun permasalahan maupun perbedaan yang ada. Kita harus tunjukkan bahwa bangsa Indonesia itu bangsa yang kuat, hebat, yang punya persatuan dan kesatuan. Namun kita juga harus punya sikap yang namanya legowo kata orang jawa,” jelasnya pada acara yang dipandu oleh Asti Hanifa itu.

Siswoyo menambahkan, persatuan dan kesatuan menjadi hal yang utama. Meskipun telah mengalami berbagai perubahan, persatuan dan kesatuan berperan penting dalam meningkatkan harga diri bangsa. “Kita berharap NKRI harga mati. Sudah tidak bisa ditolak dan ditawar lagi. Kita siap mempertahankan persatuan dan kesatuan Republik Indonesia,” seru Siswoyo.

Ajakan serupa juga disampaikan oleh Nurul Chasanah, SE selaku Kasi Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kantor Kesbangpol Kabupaten Nganjuk. Nurul menurutkan, persatuan dan kesatuan terus tetap terjaga dengan cara selalu menjunjung tinggi kerukunan. “Kita harus menjaga toleransu. Mungkin mulai dari tetangga, keluarga hingga lingkungan yang lebih besar. Agar persatuan dan kesatuan tetap terjaga. Jangan sampai ada konflik serta setiap tindakan perlu kita jaga” lanjutnya.

0 Komentar